Untuk Para istri dan Ibu serta Calon istri/calon ibu

Kewajiban Istri (Hak Suami)

  • Istri hendaknya selalu taat pada Suami selama tidak untuk berbuat dosa
  • Menuruti kehendak Suami bila Ia mengajak ke ranjang
  • Tidak diperkenankan Istri untuk memasukkan seorang ke rumahnya yang tidak diridhoi Suami
  • Tidak diperbolehkan untuk puasa sunnah ketika suami ada di rumah, kecuali dengan ijin dari suami
  • Mengakui kenikmatannya dan jangan mengingkarinya
  • Menjaga harta suami dan jangan berlebihan dalam penggunaannya
  • Mempergauli suami dengan baik
  • Memperhatikan keadaannya, senang dan sedih
  • Perhatikan waktu makan, tidur dan minumnya
  • Tidak keluar dari rumah suami kecuali dengan ijinnya. Adapun hal-hal yang membolehkan wanita keluar adalah :

–     Keluar untuk kepentingan yang perlu
–     Menghadiri sholat jamaah di masjid
–     Keluar untuk sholat ‘ied
–     Keluar untuk perang

  • Membantu suami dalam mengasuh dan mendidik anak suaminya yang bukan dari dia (anak tiri) atau anak yang masih kecil
  • Mengurus rumah
  • Tidak bergaul dan bercanda dengan laki-laki lain
  • Menghibur suami dan berusaha memasukkan rasa senang kepadanya
  • Anak-anak hendaknya selalu segar dan bersih

KEWAJIBAN ORANG TUA TERHADAP ANAKNYA

  • Perhatikan perkembangan jasmani ketika masih kanak-kanak
  • Perhatikan terhadap perkembangan akhlaq
  • Perhatikan terhadap perkembangan bakat dan kecerdasan pikir secara perlahan-lahan, seperti jangan memeberikan beban yang tidak mungkin untuk melaksanakannya
  • Pengawasan terhadap perintah Agama
  • Pemahaman terhadap gejala-gejala sosial, baik politik, etika, ekonomi, dll

=========================================================================

4 hal kebahagiaan (HR. Achmad) :

  • Istri yang shalihah
  • Tempat tinggal yang baik
  • Tetangga yang baik
  • Kendaraan yang nyaman

4 ciri wanita shalihah :

  • Enak dipandang oleh suami
  • Menurut jika diperintah suami
  • Mau jika diminta oleh suami
  • Ridho dengan apa yang diberikan suami

Seorang wanita akan masuk surga dari pintu manapun jika (HR. Ibnu Hibban) :

  • Mendirikan sholat 5 waktu
  • Memelihara kemaluan (tidak berzina)
  • Mentaati suami

Laknatnya seorang istri :

عَنْ اَنِيْ هُرَيْرَةَ رَضِىَ الله ُعَنْهُ رَسُوْلُ الله ُصَلَّ الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِذْادَعَا الرَّجُلُ امْرَ أَتُهُ إِلٰى فَرِاشِهِ فَأَبَتْ أَنْ تَجِىْءُ فَبَاتَ غَضْبَانُ عَلَيْهَا ، لَعْنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتّٰى تُصْبِحَ
(رواه البحارى)
Artinya : Dari Abu Hurairah r.a. : “Rasulullah SAW bersabda : ’apabila suami mengajak istrinya kemudian ditolaknya, hingga suami tertidur dalam keadaan marah, maka malaikat akan melaknatnya hingga subuh’.” (HR. Bukhori)

3 comments

1 ping

    • Avatar
    • Toni on 21 Mei 2014 at 10:20
    • Balas

    Yth P Rohmadi,
    Terimakasih atas pencerahannya.Mengingat setelah membaca uraian Bapak tentang mahram itu ada tujuh masih membingunkan saya , agar supaya Bapak dapat membantu saya untuk menentukan mahram atau bukan mahram isteri saya A bagi si B, perlu saya perjelas hubungan isteri saya dan si B :
    1. Isteri saya A punya Ibu sebut saja ” Ibu C”
    2. ” Ibu C ” punya Kakak laki-laki sebut saja “Bapak D ”
    3. “Bapak D” punya anak perempuan sebut saja “Mbak E” ( yang saya sebut sebagai sepupu isteri saya A)

    Catatan :
    Si B :- laki-laki umur 38 tahun, adalah laki-laki anak sepupu perempuan isteri saya A
    – dari tahun 2002 sampai tahun 2005 tinggal serumah dengan isteri saya yang waktu itu Ibu isteri saya masih hidup
    – sejak tahun 2005 ketika Ibu isteri saya meninggal sampai dengan April 2013 masih tinggal berduaan dengan isteri saya ketika saya diluar kota dan tidak dirumah dengan alasaN menemani isteri saya yang sendirian dan membantu berdagang isteri saya dibeberapa Mall baik sebagai Pengawas toko ataupun keperluan lainnya ketika pergi.
    – Jadi boleh dikata mereka berinteraksi lebih lama dan intens dibandingkan saya sebagai suaminya yang hanya 2 minggu sekali atau bahkan sebulan sekali pulang kerumah.
    – Sehingga bisa dimengerti bahwa ketergantungan isteri saya ke si B demikian juga sebaliknya sangat tinggi, sehingga sampai umur 37 tahun si B juga belum menikah dan juga relative tidak pernah pacaran dengan lawan jenis kecuali sekali-kali naksir lawan jenis tetapi tidak ada kelanjutannya.
    – April 2013 atas upaya isteri saya kemudian Si B menikah diumur 37 tahun
    – Meskipun sudah beristeri juga hampir setiap hari kerumah saya ketika saya sedang bekerja sedangkan dirumah hanya ada isteri dan anak saya yang berumur 4 tahun

    Terimakasih.

    Toni

    1. Terima kasih Bp. Toni yth, atas kunjungan dan komentarnya.

      Menurut Saya, si “B” bukanlah mahram istri bapak, dikarenakan merupakan keturunan paman istri dari anak perempuan paman, kecuali “B” dari keturunan laki-laki paman istri maka adalah mahram.

      Menurut saya, sebaiknya bapak menyelidiki sampai dimana kedekatan Istri Bapak dengan si “B”, apakah sekedar membantu atau yang lain.
      Menurut saya, Rasa Cemburu bisa menjadikan fitnah ketika tidak dicari kebenaran dari kecurigaan.

      Namun untuk menghindari fitnah, sebaiknya Bapak tegas untuk melarang istri menerima tamu laki-laki selain mahram tanpa ijin dari Bapak atau ada Bapak di rumah, mungkin ini solusi untuk mengurangi kecurigaan bapak dan menghindari fitnah yang akan timbul.

      1. Terima kasih Bp. Toni yth, atas kunjungan dan komentarnya.

        Menurut Saya, si “B” bukanlah mahram istri bapak, dikarenakan merupakan keturunan paman istri dari anak perempuan paman, kecuali “B” dari keturunan laki-laki paman istri maka adalah mahram.

        Menurut saya, sebaiknya bapak menyelidiki sampai dimana kedekatan Istri Bapak dengan si “B”, apakah sekedar membantu atau yang lain.
        Menurut saya, Rasa Cemburu bisa menjadikan fitnah ketika tidak dicari kebenaran dari kecurigaan.

        Namun untuk menghindari fitnah, sebaiknya Bapak tegas untuk melarang istri menerima tamu laki-laki selain mahram tanpa ijin dari Bapak atau ada Bapak di rumah, mungkin ini solusi untuk mengurangi kecurigaan bapak dan menghindari fitnah yang akan timbul.

  1. […] tulisan saya dengan judul Untuk Para Istri dan Ibu serta Calon Istri/calon Ibu sebelumnya, yang berisi tentang 4 ciri wanita sholehah  Enak dipandang oleh suami, Menurut jika […]

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »