4 Pria Yang Ditarik Ke Neraka

Pertama: Ayah/Bapak

Apabila seseorang yang bergelar ayah tidak mempedulikan anak-anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajar solat, mengaji dan sebagainya. Dia membiarkan anak-anak perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup kalau dengan hanya memberi kemewahan dunia saja, maka dia akan ditarik oleh anaknya.
 
Kedua: Suami
Apabila seorang suami tidak mempedulikan tindak tanduk istrinya. Bergaul bebas di pekerjaan, bersolek diri bukan untuk suami tapi untuk pandangan kaum lelaki yang bukan mahram, apabila suami mendiam diri. Walaupun dia seorang alim (sholat tidak tangguh, puasa tidak tinggal) maka dia akan ditarik oleh istrinya.
Ketiga: Kakak-kakaknya
Apabila ayahnya sudah tiada, tanggung jawab menjaga  wanita jatuh kepada Kakak-kakaknya. jikalau mereka hanya mementing keluarganya saja dan adik perempuannya dibiarkan melencong dari ajaran ISLAM. tunggulah tarikan adiknya di akhirat.
 
Keempat: Anak Lelakinya
Apabila seorang anak tidak menasihati seorang ibu perihal kelakuan yang haram dari islam, maka akan dipersoalkan dan dipertangungjawabkan di akhirat kelak. nantikan tarikan ibunya.

Cukuplah Kematian Sebagai Pengajaran

Selimut Putih Bila Izrail datang memanggil
Jasad terbujur di pembaringan

Seluruh tubuh akan menggigil
Terbujur badan dan kedinginan

Tiada lagi gunanya harta
Kawan karib sanak saudara

Jikalau ada amal di dunia
Itulah hanya pembela kita
Teruskan membaca

I-SETS’ LEARNING

Learning I-SETS (Islamic, Science, Environment, Technology, and Society) is an enhancement of  SETS learning. In this studyteaching and learning process while providing the material as a material science major, but it will also be considered and added to the environment, technology and society in connection with the material being taught, do not miss  Islamic values ​​contained in the learning, so in addition to acquire knowledge and techology, students also learn the value of existing Islam.
 
The concept of I-SETS learning is not much different SETS learning, just add the value of Islamin linking the four elements of SETS. Picture of the relationship I-SETS components are as follows:

I-SETS own learning has the following characteristics:
  • Continued emphasis on the subject of learning and thinking linking learners to think about the technology and benefits to society and the impact on the environment
  • Participants are invited students to think about the concept of Islamic values ​​in accordance with the subject of existing learning
  • Learners are required to link the benefits of learning materials with relation to technology that does not conflict with Islamic values
  • Learners are required to seek the benefit of learning materials to the public and the environment that promote Islamic values

Ayah / Abah / Bapak

Suatu ketika, ada seorang anak wanita yang bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya.Anak wanita itu bertanya pada ayahnya : “Ayah, mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk ?” Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.

Ayahnya menjawab : “Sebab aku Laki-laki.” Itulah jawaban Ayahnya. Anak wanita itu bergumam : “Aku tidak mengerti.” Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran.

Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk-nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : “Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki.” Demikian bisik Ayahnya, yang membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Teruskan membaca

Anugerah Terindah

Ringkih dan renta karena ditelan usia, namun tampak tegar dan bahagia. Ikhlas, memancarkan selaksa cinta penuh makna yang membias dari guratan keriput di wajah. Tiada yang berubah sejak saat dalam buaian, hingga sekarang mahkota putih tampak anggun menghiasinya. Dekapannya pun tak berubah, luruh memberikan kenyamanan dan kehangatan.

Jemari itu memang tak lagi lentik, namun selalu fasih menyulam kata pinta, membaluri sekujur tubuh dengan do’a-do’a. Kaki tampak payah, tak mampu menopang tubuhnya. Telapak tempat surga itu pun penuh bekas darah bernanah, simbol perjuangan menapak sulitnya kehidupan.

Ibunda…
Adakah saat ini kita terenyuh mengenangkannya? Ia adalah sebuah anugerah terindah yang dimiliki setiap manusia. Sejak dalam rahim, betapa cinta itu tak putus-putusnya mengalirkan kasih yang tak bertepi. Hingga kerelaan, keikhlasan dan kesabaran selama 9 bulan pun bagai menuai pahala seorang prajurit yang sedang berpuasa, namun tetap berperang di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Teruskan membaca

Translate »