Fungsi Pendidikan

Fungsi Pendidikan

A.     Pendidikan sebagai Ilmu Normatif

Tujuan pendidikan merupakan hal yang paling utama pada zaman Yunani kuno. Karena pada zaman itu, terdapat pandangan bahwa manusia adalah makhluk bermain (homo ludens). Jadi uyang utama adalah pendidikan jasmani, karena dalam tubuh yang sehat terdapat pula jiwa yang sehat (mensana incorpore sano). Begitu pula Eropa Barat yang memiliki pandangan bahwa manusia adalah makhluk berpikir (homo sapiens). Akal sebagai pangkal tolak. Orang sangat menjunjung tinggi akal, baik akal teoritis maupun praktis. Dengan akal manusia menghasilkan pengetahuan, dengan pengetahuan manusia berbuat baik dalam pengertian sempurna.
Ilmu pendidikan diarahkan kepada perbuatan mendidik yang punya tujuan, dan tujuan itu ditentukan oleh nilai yang dijunjung tinggi oleh seseorang. Sedang nilai itu sendiri merupakan ukuran yang bersifat normatif, sehingga dapat ditegaskan bahwa ilmu pendidikan adalah ilmu yang bersifat normatif.

Teruskan membaca

Metode Kooperatif

Slavin (1995:2) menegaskan bahwa “Belajar kooperatif merupakan metode belajar yang mana siswa bekerja dalam suatu kelompok yang saling berinteraksi antar anggota kelompok dengan cara saling membantu satu sama lainnya dalam dunia pendidikan”.Belajar kooperatif merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang mengarah pada paham konstruktivisme. Dalam teori konstruktivisme, peserta didik harus menemikan sendiri dan memecahkan informasi baru dengan aturan lama dan merevisinya apabila aturan-aturan itu tidak sesuai lagi. Sesuai dengan disiplin ilmu kimia dimana dalam hal ini perkembangan dalam dunia kimia sangat dinamis, maka kondisi seperti ini mutlak diperlukan. Oleh karena itu agar peserta didik benar-benar memahami, mereka harus bekerja sama untuk memecahkan masalah dan kesulitan yang ada dengan ide-ide dan kemampuannya.
Peserta didik akan lebih mudah menemukan dan mengerti akan konsep-konsep yang sulit jika mereka dapat membicarakan dan mendiskusikan masalah tersebut dengan temannya. Peserta didik secara rutin bekerja dalam kelompok yang terdiri dari 4-5 orang untuk saling membentu memecahkan masalah-masalah dalam hal ini penekanannya pada aspek sosial dalam pembelajaran dan penggunaan kelompok yang sederajat untuk menghasilkan pemikiran.

Chemistry Learning Using TAI and GI Methods Overviewd from the Student’s Curiousity and Creativity

ABSTRACT

The purposes of the research to know: (1) the effect of TAI and GI methods toward learning achievement, (2) the effect of the students’ curiousity toward  learning achievement, (3) the effect of thr students’ creativitytoward learning achievement, (4) the interaction between students’s curiosity with the TAI and GI method to learning achievement, (5) the interaction between students’ creativity with the TAI and GI method one to the learning achievement, (6) the interaction between the curiousity and  students’ creativity to the learning achievement, (7) the interaction between TAI and GI method, curiousity and student’s creativity to the learning achievement, based on subject discussed “reaction velocity”.

            This research was carried from June 2009 to March 2010 by using experimental method. The population was all of students of XIth grade MAN 1 Surakarta. The sample was taken using Purposive Random Sampling, the sample consisted of two classes, the firs-class as a TAI experimental and then as a GI the experiment. The data is collected by the test method and quetionnare. Data were analyzed using three ways of Anova folowed up by Anova Scheffe test.

            From the result of data analysis can be concluded that: (1) there is an influence of  TAI and GI  method of learning achievement, Fa = 49,593  > Ftab = 3.99,  (2) there is an influence of the students’ curiousity to the learning achievement, Fb = 28.983> Ftab = 3.99, (3) there is an influence of students’ creativity to the learning achievement, Fc = 30,682> Ftab = 3.99,  (4) there is an interaction between students curiosity with the TAI and GI method of  learning achievement, Fab = 21,091> Ftab = 3.99,  (5) there is an interaction between students’ creativity with the TAI and GI method of learning achievement, Fac = 30,330 > Ftab = 3.99,  (6) there was no interaction between the curiousity and students’ creativity toward learning achievement, Fabc = 52.40 < Ftab = 3.99, (7) there is no interaction between TAI and GI method, curiousity and students’ creativity toward learning achievement, Fabc = -102,072 < Ftab = 3.99. The implication to learning that is more interesting, meaningfull and that makes student more actif in learning process.

 
Key Word   : TAI (Team Assisted Individualization), GI (Group Investigation), curiousity, creativity.
for more information please contact author.

Studying by using CEP (Chemo-Entrepreneurship) Approach with SETS (Science, Environment, Technology and Society) Vision for Increase Students Achievment

 

ABSTRACT

This research is for detect : (1) use approach of SETS (Science, Environment, Technology, and Society) and CEP (Chemo-Entrepreneurship) can increase the chemistry cognitive achievement of students of classes XI science program with Colloid System Chapter; (2) use approach of SETS (Science, Environment, Technology, and Society) and CEP (Chemo-Entrepreneurship) can increase the chemistry afective achievement of students of classes XI science program with Colloid System Chapter; (3) use approach of SETS (Science, Environment, Technology, and Society) and CEP (Chemo-Entrepreneurship) can increase the chemistry psikomotoric achievement of students of classes XI science program with Colloid System Chapter.
This research is carried at march up to may 2009 and use Class Action Research. The research location is MA PPMI Assalaam Sukoharjo. The research subject is entire of students at classes XI Science program  MA PPMI Assalaam that consist 2 classes, that is XI IPA 1 and XI IPA 2. Data is gatherred with tes method, observation, inquiry, interview and documentation.
From the data analysis result is conclude that : (1) first cycle is not yet fulfil supposed target from the research, that is reached ≥ 70% of students completed learn with get achievement of cognitive ≥ 65% and ≥ 75% for afective and psicomotor; reached ≥ 70% of students active at the learning proccess. The result of first cycle is 80,55% for afective, 71,52% for psicomotoric, 64,76% for cognitive and 61,11% for active students. This result shows that learning proccess  from the first cycle is not success; (2) second cycle is fulfil supposed target from the research, that is reached ≥ 75% of students completed learn with get achievement of cognitive ≥ 70% and ≥ 75% for afective and psicomotor; reached ≥ 80% of students active at the learning proccess. The result of second cycle is 88,89% for afective, 76,83% for psicomotoric, 75,51% for cognitive and 90,97% for active students. This result shows that learning proccess from the second cycle is successfully, so that research is stoped.

 

 

Key Word      :   CEP (Chemo-Entrepreneurship), SETS (Science, Environment, Technology, and Society), learn achievement, cognitive, afective, psicomotoric, students livelines
for more information please contact author

9 Orang ‘Siti’ Yang Patut Di Jadikan Contoh

1.      Siti Khadijah

Beliau adalah istri Rasulullah SAW yang melahirkan anak-anak Rasulullah, setia dan mendukung Rasulullah walaupun ditentang hebat oleh orang-orang kafir dan musyrik, mengantarkan makanan kepada Rasulullah ketika Rasulullah berada di Gua Hira’.

2.      Siti Fatimah

Anak Rasulullah yang baik budi pekertinya. Sangat sayang dan setia kepada suaminya, Ali karamallahu wajhah walaupun Ali miskin. Tidur bersama 1 bantal dan kadang-kadang berbantalkan lengan Ali. Rasulullah pernah berkata, aku takkan maafkan kamu wahai Fatimah sehinggalah Ali maafkan kamu.

3.      Siti Aisyah
Beliau istri Rasulullah yang paling romantis. Bersedia makan bekas makanan dan minuman Rasulullah. Di mana Nabi SAW minum di situ beliau akan minum menggunakan bekas yang sama.
4.      Siti Hajar

Istri Nabi Ibrahim yang patuh kepada suami dan perintah Allah. Sanggup ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim atas perintah Allah demi kebaikan. Berjuang mencari air untuk anaknya Nabi Ismail.

5.      Siti Mariam

Wanita suci yang memang pandai menjaga kehormatan diri dan mempunyai ketaatan tinggi sehingga rahimnya dipilih oleh Allah SWT untuk mengandung Nabi Isa.

Teruskan membaca

Translate »