Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Islam Di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Jannah Pahandut Seberang Palangka Raya

ABSTRACT

Mohammad Eko Prasetiawan, 2018. Pedagogic Competence of Islamic Education Teacher in Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Jannah Pahandut Seberang Palangka Raya

            Learning media very need in learning process, which can be seen there is a will and desire of the students in receiving the lesson that conveyed by teacher.  Because that, the media very useful for teachers in learning process.  Beside useful for teachers, an attractive media also can be increase the students’ learning motivation.  The more precise and competence the teacher using media, so the learning process will be more optimal.

                The purpose of this research is to describe in detail how the implementation pedagogic competence of Islamic Education teachers in planning, appropriate and using the learning media in Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Jannah.

            This research used descriptive qualitative method with data collection procedure like observation, interview and documentation and the source of data were Principal of Madrasah, Vice Principal of Curriculum and teacher.  The datavalidation through : Data Reduction, Display and Data Verification. Teruskan membaca

Penelitian Tindakan Kelas

Gambar terkaitPenelitian Tindakan Kelas adalah penelitian praktis yang dimaksudkan untuk memperbaiki pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan salah satu upaya guru atau praktisi dalam bentuk berbagai kegiatan yang dilakukan untuk memperbaiki dan atau meningkatkan mutu pembelajaran di kelas. PTK dapat diartikan sebagai proses pengkajian masalah pembelajaran di dalam kelas melalui refleksi diri dalam upaya untuk memecahkan masalah tersebut dengan cara melakukan berbagai tindakan yang terencana dalam situasi nyata serta menganalisis setiap pengaruh dari perlakuan tersebut. PTK merupakan salah satu publikasi ilmiah dalam konteks pengembangan profesi guru secara berkelanjutan yang ditujukan untuk perbaikan dan peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran atau mutu pendidikan pada umumnya. PTK ini cocok dilakukan oleh guru karena prosesnya praktis.

Sejarah PTK

Teruskan membaca

Tips Menjaga Keutuhan Rumah Tangga Islam

Hasil gambar untuk keutuhan rumah tangga islamDalam Rumah Tangga Islami, ada banyak hal yang harus dibenahi dari diri agar keutuhan rumah tangga terjaga dan selalu utuh. ada beberapa tips yang dapat dilaksanakan diantaranya adalah :
  1. Rumah Tangga harus didirikan diatas landasan taqwa
  2. Menjadikan Allah sebagai tujuan hidup dan mau mengorbankan apa saja demi keridhoan-Nya
  3. Beruswah atau mencontoh kehidupan rumah tangga yang dibangun, dibentuk dan dibina oleh Rasulullah SAW
  4. Menunaikan segala kewajiban pada Allah SWT dan berjihad didalamnya
  5. Berkeyakinan membina rumah tangga Islam adalah ibadah dan sekaligus sarana menegakkan dienullah
  6. Berislah atau mengadakan perbaikan dengan merujuk pada AL Qur’an dan As Sunnah
  7. Berfungsi sebagai pencegah dekadensi moral dan penyakit-penyakit akibat rusaknya akhlak
  8. Masing-masing anggota keluarga mengetahui hak-hak dan kewajibannya dan menjalankan dengan baik
  9. Rumah tangga dihiasi dengan penuh kasih sayang
  10. Menjadikan jihad, syahid dan surga sebagai tujuan optimal kehidupan rumah tangga

KISAH KI AGENG PANDANARAN (SUNAN BAYAT)

Hasil gambar untuk KISAH KI AGENG PANDANARAN(SUNAN BAYAT)Ki Ageng Pandanaran atau bernama asli Pangeran Mangkubumi dengan gelar Sunan Bayat atau Sunan Tembayat adalah Bupati Kedua Semarang (kini Kota Semarang), Jawa, Tengah Indonesia. Selain sebagai kepala pemerintahan, ia juga dikenal sebagai tokoh penyebar agama Islam yang sakti. Bagaimana sepak terjang Ki Ageng Pandanaran menjalankan tugas-tugas pemerintahan sekaligus menyebarkan agama Islam ke masyarakat Jawa Tengah? Ikuti kisahnya dalam cerita Ki Ageng Pandanaran berikut!

**

Alkisah, sekitar abad ke-16 M., hiduplah seorang bupati yang bernama Pangeran Mangkubumi yang memerintah di daerah Semarang. Ia adalah putra dari Bupati Pertama Semarang Harya Madya Pandan. Sepeninggal ayahandanya, Pangeran Mangkubumi menggantikan kedudukan sang ayah sebagai Bupati Kedua Semarang dengan gelar Ki Ageng Pandanaran. Ia diangkat menjadi kepala pemerintahan Semarang pada tanggal 2 Mei 1547 M. atas hasil perundingan antara Sutan Hadiwijaya (penasehat Istana Demak) dengan Sunan Kalijaga.

Teruskan membaca

Alergi Kehidupan (Sebuah Renungan Kehidupan)

“Kehidupan bukanlah merupakan suatu beban yang harus dipikul, tapi merupakan suatu anugrah untuk dinikmati.”

Seorang pria mendatangi Sang Master, “Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati.”
Sang Master tersenyum, “Oh, kamu sakit.”
“Tidak Master, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Master meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan.”
“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku.” demikian sang Master.
“Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup.” pria itu menolak tawaran sang guru.
“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?”
“Ya, memang saya sudah bosan hidup.”
Teruskan membaca

Translate »