Anugerah Terindah

Download PDF
Ringkih dan renta karena ditelan usia, namun tampak tegar dan bahagia. Ikhlas, memancarkan selaksa cinta penuh makna yang membias dari guratan keriput di wajah. Tiada yang berubah sejak saat dalam buaian, hingga sekarang mahkota putih tampak anggun menghiasinya. Dekapannya pun tak berubah, luruh memberikan kenyamanan dan kehangatan.

Jemari itu memang tak lagi lentik, namun selalu fasih menyulam kata pinta, membaluri sekujur tubuh dengan do’a-do’a. Kaki tampak payah, tak mampu menopang tubuhnya. Telapak tempat surga itu pun penuh bekas darah bernanah, simbol perjuangan menapak sulitnya kehidupan.

Ibunda…
Adakah saat ini kita terenyuh mengenangkannya? Ia adalah sebuah anugerah terindah yang dimiliki setiap manusia. Sejak dalam rahim, betapa cinta itu tak putus-putusnya mengalirkan kasih yang tak bertepi. Hingga kerelaan, keikhlasan dan kesabaran selama 9 bulan pun bagai menuai pahala seorang prajurit yang sedang berpuasa, namun tetap berperang di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Teruskan membaca

Download PDF

Cinta Ibu

Download PDF
Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada–Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah kembalimu.” 
(QS. Luqman : 14)
—————————————————————————————————————————————————–
Dalam ayat tersebut, Allah perintahkan kapada kita kewajiban berbuat baik kepada kedua orang tua. Lebih lanjut diisyaratkan pengorbanan seorang ibu. Bila dijabarkan, pengorbanan ibu tidak hanya sekedar mengandung, menyusui, lalu menyapih, tapi ada peran lain yang harus ‘dimainkan’ yaitu peran membesarkan anaknya. Walaupun sudah lepas dari tugasnya, perasaan ibu  tidak  akan  tenang  sebelum anaknya  dewasa,  hingga membina rumah tangga. Maka   wajarlah   jika   ada   ungkapan,   kasih  ibu  tidak  lekang dimakan zaman. Pengorbanan lain seorang ibu tergambar jelas dalam perhatian dan keprihatinannya. Bila anaknya sakit, maka ia pun merasakan sakit. Bila anaknya tidak mau makan, sang ibu bersikeras ada satu, dua suap nasi yang masuk. Bila anaknya merengek minta uang, ibu berusaha mendapatkannya meski harus pinjam sana – pinjam sini. Semua ibu lakukan atas dasar kasih sayang bagi anaknya. Teruskan membaca
Download PDF

Kisah Lima Perkara Aneh

Download PDF
Abu Laits as-Samarqandi adalah seorang ahli fiqh yang masyur. Suatu ketika dia pernah berkata, ayahku menceritakan bahwa antara Nabi-nabi yang bukan Rasul ada menerima wahyu dalam bentuk mimpi dan ada yang hanya mendengar suara.
Maka salah seorang Nabi yang menerima wahyu melalui mimpi itu, pada suatu malam bermimpi diperintahkan yang berbunyi, “Esok engkau dikehendaki keluar dari rumah pada waktu pagi menghala ke barat. Engkau dikehendaki berbuat, pertama; apa yang engkau lihat (hadapi)  maka makanlah, kedua; engkau sembunyikan, ketiga; engkau terimalah, keempat; jangan engkau putuskan harapan, yang kelima; larilah engkau dari padanya.”
Pada keesokan harinya, Nabi itu pun keluar dari rumahnya menuju ke barat dan kebetulan yang pertama dihadapinya ialah sebuah bukit besar berwarna hitam. Nabi itu kebingungan sambil berkata, “Aku di-perintahkan memakan pertama aku hadapi, tapi sungguh aneh sesuatu yang mustahil yang tidak dapat dilaksanakan.”
Teruskan membaca
Download PDF

SABAR

Download PDF
(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. Mereka Itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka Itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” 
(QS. Al Baqarah : 156)
Kejadian apapun yang menimpa kita, bagaimanapun kondisi yang melingkupi diri kita, baik susah maupun senang, rugi maupun untung, sedih maupun gembira, bahagia maupun sengsara, semua itu semata-mata hanya ujian bagi kita yang harus kita terima dengan sabar. Sabar dalam arti, bilamana kita menghadapi ujian yang dalam bentuk kepahitan hidup, seperti kegagalan, kemiskinan, kesengsaraan, harus kita hadapi dengan tabah, ulet, dan jangan pernah putus asa,  dalam ujian semacam ini, kita dituntut untuk terus menerus berjuang dan yakin bahwa apa yang telah ditentukan Allah merupakan hal yang terbaik untuk kita. Allah tidak akan membebankan sesuatu yang tidak mampu kita tanggung. Begitu pula jika kita mendapatkan ujian dalam bentuk kesenangan hidup, seperti sukses, kekuasaan, harta yang berlimpah, dan berbagai macam kebahagiaan, janganlah kita lupa diri, lupa daratan, bersikap angkuh, sombong dan berlaku sewenang-wenang. Ingatlah bahwa semua itu adalah amanah Allah yang tentu saja kita harus mempertanggungjawabkannya.

Sabar adalah kata sederhana, mudah untuk diucapkan namun sulit untuk digali maknanya dan berat untuk diamalkan. Sering kita keliru dalam memaknakan sabar. Menyerah pada nasib bukanlah sabar, mendiamkan kejahatan yang menimpa diri kita ataupun lingkungan kita bukan pula sabar. Sabar adalah berjuang dengan sekuat tenaga tanpa kenal lelah apalagi putus asa dalam mempertahankan apa yang kita anggap benar sepahit apapun resiko dan konsekuensinya, sabar adalah berusaha untuk mencapai apa yang kita cita-citakan seberat apapun tantangan dan rintangannya.
Rasulullah SAW menjelaskan, ada tiga macam sabar dalam sebuah hadits : “sabar itu ada tiga; sabar atas menerima musibah, sabar dalam mentaati perintah Allah, dan sabar untuk menjauhi larangan Allah”.
Hadits ini mengkategorikan sabar menurut objek yang kita hadapi, yang dalam setiap obyek terdapat tantangan yang berbeda-beda tingkat kesulitannya. Pertama sabar dalam menerima musibah dalam arti bersikap tabah dan pasrah dan menyadari bahwa musibah yang menimpa itu adalah kehendak Allah, sehingga kita harus menerima dengan lapang dada, sekaligus introspeksi diri dan evaluasi untuk terus berusaha dan memohonpertolongan dari Allah disertai melakukan perbaikan sehingga dapat keluar dari musibah tersebut. Tanpa kesabaran, kita tidak akan dapat keluar dari musibah yang menimpa kita, tanpa kesabaran kita tentu akan mengalami frustasi dan bahkan depresi, tanpa kesabaran kita tidak dapat mungkin mencari solusi yang terbaik untuk keluar dari musibah yang menimpa kita. Hal inilah yang membuat kita memiliki nilai lebih yakni ditinggikan derajat kita sebanyak tiga ratus derajat olaeh Allah.
Kedua, sabar dalam mentaai perintah Allah, sabar dalam konteks ini tentunya lebih sulit daripada sabar yang pertama, karenanya hampir setiap orang dapat bersabar dalam menerima musibah, kita banyak menyaksikan tidak sedikit orang yang mampu keluar dari kesulitan hidup dengan bersikap sabar. Tetapi sebagian dari orang-orang tersebut mengabaikan perintah Allah. Banyak diantara kita yang hanya berdo’a ketika tertimpa bencana, seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, lumpur lapindo, kerugian, kehilangan dan kesulitan hidup. Tetapi ketika kita dalam keadaan normal menjadi lupa kepada Allah dan enggan untuk melasanakan perintah-perintah-Nya, seperti sholat, zakat, shodaqoh, puasa, bahkan lupa bahwa anugerah itu adalah dari Allah. Maka apabila kita sabar dalam menerima musibah dan disamping itu melaksanakan perintah-perintah-Nya, derajat kita akan ditinggikan menjadi enam ratus derajat.
Ketiga, sabar dalam menjauhi lerangan-larangan Allah, sabar untuk menjauhi larangan Allah merupakan sabar yang tingkat kesulitannya paling tinggi, sebab tidak semua orang yang aktif beribadah otomatis menjauhi larangan Allah. Kenyataan yang tidak dapat terbantah adalah fenomena STMJ (Sholat Terus Maksiat Jalan) diantara umat Islam, bahkan tidak sedikit orang-orang yang rajin beribadah tapi juga aktif dalam praktik-praktik pelacuran, korupsi, manipulasi, dan mengambil hak orang lain. Dengan demikian orang yang sabar dalam ketiga-tiganya maka Allah akan mengangkat derajatnya sebanyak sembilan ratus derajat.
Sabar adalah suatu akhlak mulia yang harus kita kukuhkan dalam kepribadian kita, sabar adalah merupakan satu lentera yang dapat menerangi hati kita dengan cahaya hakikat, sehingga kita mendapatkan rahmat, mencapai keridhaan Allah dan kedekatan yang sesungguhnya dengan-Nya.
Sebagamana firman Allah dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 156 : “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. Mereka Itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka Itulah orang-orang yang mendapat petunjuk”.
Sedangkan orang yang tidak sabar tentunya akan mendapat murka dari Allah. Sebagaimana firman-Nya dalam hadits Qudsi : “orang yang tidak sabar terhadap bala’ dari-Ku, dan tidak mensyukuri nikmat-nikmat-Ku, dan tidak rela menerima (qadha’) ketentuan-Ku, maka keluarlah dari kolong langit-Ku dan carilah tuhan selain Aku”.
Karena itu maka marilah kita tanamkan kesabaran pada diri kita, kesabaran yang tidak ada batasnya, kesabaran yang akan menghantarkan kita pada kerelaan dalam menerima semua ketentuan Allah, baik ketentuan yang tidak menyenangkan maupun menyenangkan diri kita, baik berbentuk takdir maupun berbentuk anjuran atau perintah dan larangan. Sebab kesabaran dalam menyikapi nikmat sama dengan menyikapi bencana, bahwa di setiap bencana ada hikmah yang dapat kita ambil manisnya, dan disetiap nikmat ada pertanggungjawaban yang berat dalam menggunakannya….
Download PDF

9 SIFAT BENDA ALAM YANG PATUT DITIRU

Download PDF
  1. MATAHARI, Sebagai sumber kehidupan (dimanapun berada, tidak menyusahkan orang lain)
  2. BUMI, Yang selalu memberi (jadilah orang yang suka bersedekah)
  3. BULAN, Sebagai penyejuk dan peneduh (selalu membuat suasana sejuk, tidak suka mengobor-obori)
  4. BINTANG, Sebagai penunjuk arah (sebagai contoh / tauladan yang baik)
  5. LANGIT, Lapang, luas membentang (orang yang lapang dada, mempunyai sifat pemaaf)
  6. LAUT, Tenang karena kedalamannya (Tenang, tawakal dalam menghadapi cobaan karena iman yang dalam)
  7. ANGIN, Mampu menusuk ke berbagai tempat (mampu hidup dalam keadaan apapun tanpa menggerutu)
  8. AIR, Selalu mengalir ke bawah dan rata (baik pada setiap orang, walaupun ekonominya lebih rendah)
  9. API, Selalu membakar yang dilalui (adil tanpa pandang bulu)
Download PDF
Translate »